Jumat, 29 Januari 2016

Aku kejar mimpiku sampai menjelang senja



Aku Kejar Mimpiku Sampai
                    Menjelang Senja    
 Karya: Wahyu Giri suseno     

     Pagi yang indah ini adalah hari pertama aku masuk sekolah menengah pertama (SMP) aku tinggal di suatu desa meskipun aku tinggal di desa aku tidak pernah berfikiran untuk meninggalkan desaku di suatu hari esok.
        Sekolahku sangat jauh dari desaku yang terletak di pinggiran kota yang berada di tengah sawah, tempatnya sejuk dan asri, meskipun terletak di tengah sawa aku tetap semangat untuk menjalaninya dan berjuang untuk menggapai ilmu.
         Jika aku mau berangkat sekolah aku harus bangun pagi sekali, setelah sholat subuh dan sebelum terbitnya fajar dari timur aku pun bersiap-siap untuk berangkat sekolah tapi sebelum berangkat ke sekolah aku membantu ibuku untuk membuat kue untuk di bawah ke sekolah dan di titipan di kantin sekolahku.
         Setelah semuanya selesai akupun berangkat sekolah dengan berjalan kaki dan membawa kue, meskipun sekolahku jauh aku tetap semangat dalam mejalani hari­-hariku.

         Aku jalan kaki dari rumah ke sekolah kurang lebih sejauh 8 Km, dengan melewati sungai,kebun dan area persawahan, setelah sesampainya di sekolah akupun langsung menuju ke kantin sekolah untuk menitipkan kue yang sudah di buat oleh ibuku tadi.
        
         Setelah dari kantin aku langsung menuju ke kelas karena bel masuk sudah berbunyi setelah aku masuk kelas aku segera menuju ke tempat dudukku dan tidak berselang lama guru pengajarku masuk dan mengajar seperti biasa.
          Pada saat pelajaran berlangsung guruku mendekat kepadaku dan dia bertanya kepadaku
Ardi, kenapa kamu semangat sekali bersekolah padalan kamu jauh dari desa ke kota?” Akupun terdiam sejenak, lalu berkata .
Karena saya ingin mengejar mimpi saya”.
           Lalu guruku bertanya lagi “emangnya apa mimpi kamu nak…?”
Tanpa berfikir panjang akupun menjawab dengan percaya diri
Saya ingin mengangkat drajat orang tua saya dan saya bias berguna bagi orang- orang yang membutuhkan saya meskipun saya dari desa tapi saya tidak patah semangat  untuk mengejar mimpi saya dan saya pasti bisa untuk menggapainya”.


            Dan akhirnya guruku tersenyum kepadaku sambil memegang kepalaku, setelah pelajaran selesai waktunya istirahat akupun segara menjual kue yang telah di buat oleh ibuku tadi.
             Setelah istirahat aku segera masuk ke kelasku untuk mengikuti pelajaran, setelah berselang waktu cukup lama akhirnya bel pulangpun berbunyi dan akupun segera bersiap-siap untuk pulang tapi sebelum pulang aku arus mengambil uang kue ibuku yang telah aku titipkan  di kantin sekolah tadi.
             Setelah sesampainya di rumah aku langsung memberikan uang kue kepada ibuku setelah memberikan uang akupun segera mandi,ganti baju dan makan siang, setelah semuanya selesai
               Akupun segara membatu ayahku untuk menyiapakan dagangan bakso karena ayahku adalah berprofesi pedagang dan satu-satunya pedagang bakso di desaku.
               Setelah semuanya selesai akupun istirahat sebentar
Setelah istirahat aku membantu ibu untuk membuat kue ringan untuk aku jual keliling desa.
               Saat aku berjualan keliling desa aku sangat semangat sekali selain aku bisa mengurani beban orangtuaku aku juga bisa berkeliling desa dengan menikmati sejuknya hari saat menjelang senja.

                Dan disaat kue-kueku sudah habis aku bergegas untuk segera pulang, dan sesampainya di rumah akupun segera mandi dan bersiap-siap untuk pergi ke masjid untuk menunaikan ibadah sholat magrib dan mengaji.
              Selesai dari masjid aku langsung pulang, sesampainya di rumah aku berkumpul dengan keluargaku untuk makan malam bersama, setelah makan malam bersama.
               Aku belajar dan mempersiapkan untuk keperluan sekolah besok setelah semuanya beres aku langsung menuju tempat tidurku tapi sebelum tidur aku selalu membuat buku catatan harian tentang perkembangan hidupku.
                Dan disaat aku sebelum mengejamkan mata saat tidur, aku selalu berfikir dari hatiku yang paling dalam bahwa aku harus mengejar mimpiku meskipun waktu sampai menjelang senja.


Profil  Penulis
Nama                         : Wahyu Giri Suseno ( bisa di panggil wahyu )
Sekolah                      : Smkn 3 Batu
Tempat tanggal lahir  :   Malang, 28 Agustus 1999
Alamat                       :   Jl, Tulungrejo Pujon Malang .
Pesan                       : Berjuanglah anda untuk hari ini dan esok  dan
                                    Jangan anda berfikiran tentang latar belakang
                                    Kehidupan anda.